Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Al-Hikmah pada Ahad, 5 Juli 2026. Momen tersebut menjadi saksi pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) III Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Karangpawitan.
Kegiatan ini menjadi sangat istimewa karena menjadi penanda akhir masa khidmat bagi jajaran pengurus MWC NU Karangpawitan periode ini. Musker III ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya pamungkas dalam menuntaskan amanah organisasi sebelum estafet kepengurusan selanjutnya dilaksanakan.
Kehadiran jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut memberikan dukungan moril yang kuat bagi seluruh peserta. Tampak hadir dalam forum tersebut Ketua PCNU Kabupaten Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, bersama Sekretaris PCNU Kabupaten Garut, H. Aceng Hilman Umar Basori.
Kehadiran para pimpinan cabang ini menegaskan pentingnya koordinasi dan soliditas antar tingkatan organisasi, terutama dalam memastikan seluruh program kerja telah terealisasi dengan maksimal hingga penghujung masa bakti.
Dalam forum yang penuh dengan suasana kekeluargaan ini, segenap pengurus MWC NU Karangpawitan melakukan evaluasi menyeluruh atas perjalanan organisasi. Setiap poin program yang telah dijalankan selama masa khidmat dibahas secara mendalam untuk memastikan kemanfaatan bagi umat dan kemajuan jam’iyah di tingkat kecamatan.
Semangat yang dibawa dalam Musker III ini adalah semangat pengabdian tanpa batas. Meski masa khidmat akan segera berakhir, dedikasi untuk NU tidak boleh berhenti. Para pengurus berkomitmen untuk menutup masa jabatan ini dengan catatan kinerja yang membanggakan, meninggalkan warisan kerja yang baik bagi kesinambungan perjuangan NU di Karangpawitan.
Semoga hasil dari Musker III ini dapat menjadi bekal berharga dan memperkuat fondasi organisasi, serta menjadi pengingat bagi kita semua bahwa berkhidmat di NU adalah jalan pengabdian sepanjang hayat yang terus berlanjut dalam berbagai bentuk dan peran.
